Mengatasi Asma Bronkial dengan Teknik Akupunktur Tanam Benang. Solusi Alternatif yang Menjanjikan!

Oleh Andry Hartanto,dr.,Sp.Ak

Senin, 16 Juni 2025

Asma bronkial adalah penyakit pernapasan kronis yang ditandai dengan penyempitan saluran napas, sesak, batuk(terutama malam atau pagi hari), hingga mengi(suara napas siulan). Bagi penderitanya, serangan asma bisa sangat mengganggu kualitas hidup, bahkan berisiko fatal jika tidak ditangani dengan baik.

Asma bronkial dikatakan juga sebagai kondisi peradangan kronik pada saluran napas (bronki dan bronkiolus), yang menyebabkan hiper‑reaktivitas dan penyempitan jalan napas secara reversibel, baik spontan maupun melalui terapi.

Asma dapat dipicu oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan:

·         Genetik/atopi:riwayat keluarga asma, alergi (dermatitis atopi, rhinitis alergi).

·         Alergen: debu, tungau, serbuk sari, jamur, bulu hewan.

·         Iritan & polutan: asap rokok, polusi udara, bau menyengat, bahan kimia

·         Infeksi saluran napas: flu, pilek, pneumonia – sering memicu kekambuhan

·         Lain-lain: olahraga intens, udara dingin, obat (aspirin/NSAID, beta-blocker), stres emosional, GERD, obesitas.

 

Pengobatan modern menawarkan berbagai solusi, mulai dari inhaler hingga terapi jangka panjang. Sekarang semakin banyak masyarakat mulai melirik metode pengobatan alternatif, salah satunya adalah akupunktur tanam benang. Sebelumnya, mari kita mengetahui lebih dahulu tentang akupunktur.

 

 

Akupunktur merupakan salah satu bentuk pengobatan yang berasal dari pengobatan tradisional Cina dengan menggunakan jarum. Selama ribuan tahun, akupunktur telah digunakan untuk mengobati beberapa kondisi, termasuk asma.

 

Apa itu Akupunktur Tanam Benang?

Akupunktur tanam benang (thread embedding acupuncture / TEA) adalah teknik modifikasi dari akupunktur tradisional yang melibatkan penanaman benang yang bisa diserap tubuh pada titik-titik akupunktur tertentu. Benang ini akan menstimulasi titik tersebut secara terus-menerus sehingga efek terapeutiknya berlangsung lebih lama dibanding akupunktur biasa.Akupunktur tanam benang adalah metode inovatif yang menyuntikkan rangsangan terus-menerus ke titik akupunktur, membantu meredakan asma, mengurangi penggunaan obat, dan memperbaiki kendali penyakit lewat jalur imunologis dan neuro-endokrin.

TEA merupakan prosedur minimal invasif, waktu pengerjaan singkat dan efek samping yang sedikit dibandingkan prosedur pembedahan ringan lainnya.Benang yang dapat diserap oleh tubuh biasanya menggunakan catgut atau polydioxanone (PDO/PDS). PDO adalah polimer yang dapat diserap yang berasal dari keluarga polimer asam α-hidroksi dan digunakan sebagai benang jahitan bedah untuk sekitar jaringan lunak. PDO dimetabolisme menjadi glioksilat dan diekskresi melalui ginjal atau diubah menjadi glisin yang kemudian masuk ke dalam siklus asam sitrat sehingga hasil metabolisme menjadi karbon dioksida dan air.

Benang ini disisipkan ke jaringan subkutan atau otot pada titik-titik akupunktur tertentu untuk suatu tujuan pengobatan. Ada 2 komponen yang terlibat dalam TEA yaitu jarum panduan dan benang medis. TEA merupakan penyisipan benang medis yang dilekatkan pada jarum panduan ke dalam jaringan kulit di mana merupakan tempat titik akupunktur tertentu atau titik tender. Jarum ditarik keluar setelah penyisipan dan benang medis tetap tertanam di jaringan subkutan atau otot. Benang yang tertanam perlahan-lahan melunak, terurai dan larut.

Waktu penyerapan secara lengkap berbeda-beda tergantung jenis dan material benang. PDO merupakan benang yang dapat diserap yang mudah diaplikasikan, dapat bertahan lama dan terdegradasi dengan baik.PDO mempunyai masa penyerapan 180-210 hari,sedangkan catgut hanya 2-4 minggu.

 

Mengapa Efektif untuk Asma Bronkial?

Asma berkaitan erat dengan gangguan pada sistem pernapasan dan imunitas tubuh. Dalam prinsip pengobatan tradisional Tiongkok, asma terjadi karena ketidakseimbangan energi paru-paru dan ginjal. Akupunktur tanam benang bekerja dengan memulihkan keseimbangan energi tubuh, memperkuat fungsi paru-paru, meningkatkan sirkulasi darah, serta menurunkan respons peradangan yang menjadi pemicu utama serangan asma.

    Berikut ini adalah beberapa manfaat nyata akupunktur tanam benang untuk penderita asma:

·         Mengurangi frekuensi dan intensitas serangan asma

·         Memperbaiki fungsi paru-paru secara bertahap

·         Mengurangi ketergantungan pada obat-obatan kimia seperti steroid dan bronkodilator

·         Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap pemicu alergi

·         Memberikan efek terapi jangka panjang, karena benang yang ditanam akan bekerja secara kontinu selama berminggu-minggu.

 

Apa Kata Penelitian?

Berbagai studi menunjukkan bahwa akupunktur memiliki efek antiinflamasi dan imunomodulator yang baik untuk penderita asma. Beberapa penelitian membandingkan TEA dengan akupunktur manual, dan disimpulkan bahwa TEA dapat menghasilkan efek terapi yang kuat dan tahan lama. TEA di Indonesia hanya dapat dikerjakan oleh seorang dokter spesialis akupunktur medik. Dalam melakukan TEA, harus memperhatikan beberapa kontraindikasi yaitu:

1.        TEA tidak digunakan untuk pasien yang lemah, terganggu kondisi tubuhnya seperti sangat tua atau yang mempunyai sistem imunitas yang lemah.

2.        TEA tidak boleh digunakan selama kehamilan.

3.        TEA tidak boleh digunakan pada anak-anak usia di bawah 16 tahun.

4.        TEA tidak boleh dilakukan pada pasien yang mengalami gangguan perdarahan atau yang mengkonsumsi obat pengencer darah seperti aspirin, warfarin atau clopidogrel.

Meskipun penelitian khusus mengenai tanam benang masih berkembang, banyak praktisi dan pasien melaporkan hasil yang positif, terutama dalam jangka menengah hingga panjang. Metode ini semakin populer di kalangan masyarakat urban yang ingin mencari solusi dengan minim efek samping dan berorientasi pada penyembuhan secara menyeluruh.

Siapa Saja yang Cocok Menjalani Terapi Akupunktur Ini?

Teknik ini sangat cocok untuk:

·         Penderita asma kronis yang belum mendapatkan hasil optimal dari pengobatan medis

·         Pasien yang ingin mengurangi ketergantungan pada obat jangka panjang

·         Individu yang mencari metode penyembuhan alami dan tidak invasif

·         Anak-anak dan dewasa yang sering kambuh akibat cuaca, alergi, atau kelelahan

 

Saatnya Beralih ke Solusi Holistik

Asma bronkial bukan hanya soal paru-paru, tapi tentang bagaimana tubuh bekerja secara keseluruhan. Dengan pendekatan holistik dan berorientasi pada akar masalah, akupunktur tanam benang menjadi solusi alternatif yang menjanjikan. Tidak hanya aman dan minim efek samping, tetapi juga memberikan harapan baru bagi para penderita asma yang telah lama berjuang mengendalikan penyakitnya.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan praktisi akupunktur yang berlisensi dan berpengalaman. Karena dengan pendekatan yang tepat, hidup bebas dari sesak napas bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan.

Informasi lebih lanjut atau ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis akupunktur di RS Manyar Medical Centre, dapat menghubungi Customer Relation di 0812 3452 3446atau datang langsung ke Jl Raya Manyar No 9, Surabaya.

Artikel Terkait