Benjolan di Payudara: Kapan Harus Waspada?

Oleh Sahar Bawazeer, dr, Sp.B

Kamis, 13 November 2025

Benjolan di Payudara: Kapan Harus Waspada?

Benjolan di payudara adalah keluhan yang sering membuat wanita khawatir. Namun, tidak semua benjolan berarti kanker. Sebagian besar justru bersifat jinak dan dapat diatasi dengan mudah, asal dikenali dan ditangani sejak awal.

Mengetahui tanda bahaya dan kapan harus memeriksakan diri ke dokter adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan payudara Anda.

Mengapa Bisa Timbul Benjolan di Payudara?

Benjolan di payudara dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari perubahan hormon hingga pertumbuhan sel yang tidak normal. Beberapa penyebab yang paling sering ditemui adalah:

1. Fibroadenoma

Tumor jinak yang sering muncul pada wanita muda. Biasanya kenyal, mudah digerakkan, dan tidak nyeri.

 2. Kista Payudara

Kantung berisi cairan yang dapat membesar atau mengecil sesuai siklus haid. Umumnya terasa lunak saat disentuh.

 3. Mastitis atau Abses

Terjadi akibat infeksi pada jaringan payudara, terutama saat menyusui. Gejalanya meliputi nyeri, bengkak, dan kemerahan.

 4. Kanker Payudara

Pertumbuhan sel ganas yang bisa menyebar ke jaringan sekitar atau organ lain. Biasanya benjolan keras, tidak dapat digerakkan, dan disertai perubahan bentuk kulit atau puting.

Kapan Benjolan Harus Diwaspadai?

Segera periksakan diri ke dokter bila Anda menemukan salah satu tanda berikut:

·         Benjolan keras dan tidak bisa digerakkan dari jaringan sekitarnya

·         Perubahan bentuk atau ukuran payudara yang tidak simetris

·         Kulit payudara menebal, berkerut, atau tampak seperti kulit jeruk

·         Puting tertarik ke dalam atau mengeluarkan cairan (terutama darah)

·         Teraba pembesaran kelenjar di ketiak

·         Nyeri payudara yang tidak sesuai dengan siklus menstruasi

Tanda-tanda tersebut tidak selalu berarti kanker, namun tetap memerlukan pemeriksaan oleh dokter untuk memastikan penyebabnya.

Pemeriksaan yang Dapat Dilakukan

Di rumah sakit, dokter akan melakukan evaluasi untuk menentukan penyebab benjolan. Beberapa pemeriksaan yang mungkin disarankan antara lain:

USG Payudara  untuk melihat apakah benjolan berisi cairan (kista) atau jaringan padat.

Mammografi  pemeriksaan rontgen khusus payudara, umumnya untuk wanita berusia di atas 40 tahun.

Biopsi (FNAB/Core Biopsy)  pengambilan sampel jaringan guna memastikan apakah selnya jinak atau ganas.

Hasil pemeriksaan ini membantu dokter menentukan apakah benjolan perlu diobservasi, diangkat, atau mendapatkan terapi lanjutan.

Langkah Pencegahan di Rumah

·         Anda dapat menjaga kesehatan payudara dengan langkah sederhana berikut:

·         Lakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) setiap bulan, idealnya 7–10 hari setelah haid berakhir


 Catat setiap perubahan yang dirasakan pada payudara.

·         Pertahankan berat badan ideal, konsumsi makanan sehat, dan rutin berolahraga.

·         Hindari rokok dan batasi konsumsi alkohol.

·         Segera konsultasikan ke dokter bila ada perubahan yang mencurigakan.

Kesimpulan

Benjolan di payudara tidak selalu berbahaya, tetapi deteksi dini sangat menentukan hasil pengobatan. Jangan menunda pemeriksaan  semakin cepat diketahui penyebabnya, semakin besar peluang untuk sembuh sepenuhnya. Konsultasikan Kesehatan Payudara Anda di Poli Bedah RS Manyar Medical Center 

Jika Anda menemukan benjolan atau perubahan pada payudara, segera lakukan pemeriksaan di Poli Bedah / Poli Payudara RS Manyar.

Pemeriksaan akan dilakukan oleh dokter bedah berpengalaman yang siap membantu dengan pendekatan menyeluruh dan nyaman bagi pasien.

 Jadwal konsultasi: Senin – Jumat by Appointment 

 Lokasi: RS Manyar Medical Center Jl Raya Manyar no 9 Surabaya Informasi & pendaftaran

Artikel Terkait